Puluhan sopir angkutan kota dalam provinsi (ADKP) resmi di Terminal Karya Jaya, Kecamatan Kertapati,Palembang, mengeluhkan minimnya penumpang yang masuk terminal.
Hal ini disebabkan ketidakmampuan aparat menertibkan travel pelat hitam di terminal bayangan. Seperti yang disampaikan perwakilan salah satu sopir AKDP jurusan Palembang-Kayu Agung Jakfar. Menurut dia, saat ini penumpang bus AKDP per harinya sangat minim.“Setiap harinya kalau berangkat dari terminal paling banyak membawa lima penumpang dari kapasitas kursi 22 orang, bahkan kadang-kadang membawa barang saja,“ ujarnya di Terminal Karya Jaya kemarin.
Akibatnya, banyak bus AKDP yang enggan masuk terminal dan sekarang terminal sudah makin sepi. Kalaupun ada razia sekadar melintas, termasuk bus angkutan kota antar provinsi (AKAP) yang sebagian loketnya tidak di terminal. Mengenai penyebabnya, sambung Jakfar, banyaknya travel pelat hitam dan bus AKDP yang mangkal di terminal bayangan.“Mereka masuk dari jalan SP Padang dan sebagian mangkal di bawah Jembatan Ampera,”ujarnya.
Dia berharap bus atau travel ditertibkan, khususnya kendaraan pelat hitam,yang sangat berpengaruh terhadap jumlah penumpang di Karya Jaya.“Kalau terus begini, bagaimana nasib kami Pak? (Kami) yang sudah mempunyai izin trayek dan KIR,”katanya. Sementara itu, Kepala UPTD Terminal Karya Jaya Fauzi Azali melalui Kasubag TU Rusmaruddin mengakui adanya penurunan penumpang di Terminal Karya Jaya.
“Penurunan penumpang terjadi pada bus AKDP, sedangkan bus AKDP cenderung stabil,” ujarnya kepada SI Kemarin. Bila melihat data terakhir pada Oktober,bus AKDP yang masuk sekitar 130 bus dengan 2.730 seat, tingkat keterisian hanya sekitar 25%. “Sementara AKAP, dari 26 bus AKAP dengan jumlah kursi 914 seat, tingkat keterisian mencapai 72%,”urainya.
Disinggung mengenai penyebabnya, dia mengakui berkurangnya kendaraan yang masuk terminal, seperti bus AKAP banyak yang menurunkan dan menaikkan penumpang di Km 32 Indralaya dan ada yang melalui jalur SP Padang. Namun, dia meyakini, jika koridor Transmusi telah beroperasi di Terminal Karya Jaya, jumlah penumpang yang naik dan turun di Terminal Karya Jaya dapat meningkat kembali,khususnya untuk AKDP.
Kamis, 07 Oktober 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar